“Pemerintah Kota Kupang memberikan apresiasi kepada BPTD Kelas II NTT yang selama ini terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pembenahan transportasi publik. Pengembangan sistem transportasi modern tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan sinergi kelembagaan, koordinasi lintas sektor, serta kesamaan visi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wali Kota.
Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Kota Kupang dan BPTD merupakan modal penting dalam membangun ekosistem transportasi publik yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas, tetapi juga sebagai instrumen peningkatan kualitas hidup masyarakat dan daya saing daerah.
Dalam audiensi tersebut, Kepala BPTD Kelas II NTT memaparkan sejumlah agenda strategis yang tengah disiapkan, termasuk optimalisasi fungsi Terminal Bimoku sebagai simpul transportasi yang representatif dan terintegrasi. Penguatan fungsi terminal dinilai penting dalam mendukung tata kelola transportasi perkotaan yang lebih tertib, efisien, dan berkelanjutan.
Selain itu, BPTD mendorong percepatan pengoperasian lima unit bus bantuan dari Kementerian Perhubungan yang telah disiapkan untuk mendukung pelayanan transportasi dalam kota. Menurut Robert, operasionalisasi armada tersebut akan menjadi indikator penting dalam membuka peluang tambahan dukungan transportasi melalui program Buy The Service (BTS) dari pemerintah pusat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.















