Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT, Arahim K. Kanam, menjelaskan bahwa penyaluran di Kota Kupang merupakan tahap awal untuk wilayah Nusa Tenggara Timur pada tahun 2026.
Ia menyebutkan bahwa setiap penerima manfaat memperoleh bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Distribusi dilakukan dengan dukungan sistem digital berbasis aplikasi yang memungkinkan pemantauan secara real time oleh pemerintah pusat guna memastikan transparansi dan akuntabilitas.
“Dengan sistem ini, seluruh proses distribusi dapat diawasi secara langsung, sehingga penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan minim kendala,” jelasnya.
Mengakhiri kegiatan, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam membangun Kota Kupang. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh solidaritas dan kerja kolektif seluruh elemen masyarakat.
“Perjalanan pembangunan ini panjang. Jika ingin hasil yang berkelanjutan, maka kita harus berjalan bersama dan saling menguatkan,” pungkasnya.
red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















