ID, Kupang – Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo bergerak cepat setelah menerima laporan mengenai kerusakan plafon yang berpotensi mengancam keselamatan warga sekolah. Ia mendatangi UPTD SMP Negeri 2 Kota Kupang, Selasa (1/9/2026), untuk memastikan langsung kondisi sarana dan prasarana di sekolah tersebut.
Dalam kunjungan itu, Christian melihat sejumlah bagian plafon yang kondisinya telah rusak. Bahkan, beberapa lempengan masih tampak menggantung dan berisiko terlepas sewaktu-waktu.
Kondisi tersebut langsung mendapat perhatian Wali Kota. Ia meminta pihak sekolah segera mengamankan bagian plafon yang rusak agar tidak jatuh dan menimbulkan cedera bagi siswa, guru maupun warga sekolah lainnya.
“Sekarang juga bersihkan. Jangan sampai kena orang. Kalau tidak ada tangga, pinjam di Rujab,” tegas Christian.
Wali Kota hadir bersama Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Ernest S. Ludji, S.STP., M.Si., serta Kepala UPTD SMP Negeri 2 Kota Kupang Naomi Kore Doko, S.Pd.
Menurut Christian, aspek keselamatan di satuan pendidikan harus ditempatkan sebagai prioritas. Setiap fasilitas yang berpotensi menimbulkan risiko, meskipun terlihat sederhana, tidak semestinya dibiarkan hingga menimbulkan persoalan.
Ia pun meminta pihak sekolah melakukan inventarisasi terhadap berbagai fasilitas yang mengalami kerusakan. Pembenahan diminta dilakukan paling lambat dalam waktu satu bulan, termasuk terhadap komponen kecil seperti gagang pintu.
“Jangan dianggap remeh. Ini kelihatannya kecil, tapi bisa mempengaruhi mood belajar peserta didik,” ujar Christian.
Sarana Sekolah Jadi Bagian dari Kualitas Pembelajaran
Christian menilai kualitas lingkungan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas akademik di ruang kelas. Kondisi fisik sekolah turut memiliki pengaruh terhadap rasa aman, kenyamanan, serta kesiapan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.
Karena itu, sekolah didorong tidak hanya berfokus pada kegiatan belajar-mengajar, tetapi juga memastikan seluruh fasilitas pendukung berada dalam kondisi layak dan aman digunakan.
“Lingkungan belajar harus aman, nyaman dan layak bagi peserta didik,” menjadi perhatian Christian dalam peninjauan tersebut.
Khusus kerusakan plafon yang dinilai membutuhkan penanganan segera, Pemerintah Kota Kupang akan mengupayakan pembiayaannya melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
Christian telah menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan penghitungan kebutuhan anggaran sekaligus menyiapkan aspek teknis perbaikan. Langkah tersebut diperlukan agar kebutuhan penanganan dapat dipetakan secara akurat dan dimasukkan dalam perencanaan anggaran.
“Ini yang urgen kita masukkan dalam perubahan. Dinas Pendidikan dan PUPR hitung kebutuhannya,” kata Christian.
Selain mengecek kondisi fasilitas sekolah, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan Christian untuk berinteraksi langsung dengan siswa dan guru.
Kehadiran Wali Kota mendapat sambutan hangat dari warga sekolah. Para siswa dan guru tampak antusias menyambut kunjungan tersebut dan mengabadikan momen bersama orang nomor satu di Kota Kupang itu. red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














