Ia juga menekankan bahwa pembangunan Kota Kupang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga diarahkan pada pembangunan karakter masyarakat, penguatan toleransi, serta terciptanya kehidupan sosial yang kondusif. Karena itu, Pemerintah Kota Kupang membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi seluruh paguyuban etnis untuk berpartisipasi dalam berbagai program pembangunan.
“Kami membuka ruang kolaborasi dengan seluruh paguyuban yang ada di Kota Kupang. Mari kita bersama-sama membangun kota ini sebagai rumah yang aman, nyaman, harmonis, dan membanggakan bagi semua,” ujarnya.
Sebagai bagian dari penguatan kelembagaan, Christian juga mendorong pengurus KKMF agar terus menyempurnakan legalitas organisasi. Menurutnya, aspek administratif yang kuat akan memperluas peluang organisasi untuk bermitra secara formal dengan pemerintah maupun berbagai pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program-program kemasyarakatan.
Sementara itu, Ketua Kerukunan Keluarga Madura Flobamora Kota Kupang Periode 2026–2031, Sahri, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut. Ia berkomitmen menjalankan amanah kepengurusan secara profesional, transparan, dan mengedepankan kepentingan seluruh anggota.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
