Dukungan Pemkot Kupang tidak hanya disampaikan secara lisan. Dalam audiensi tersebut, Christian menawarkan sejumlah bentuk fasilitasi, antara lain pemanfaatan ruang sekolah untuk lokakarya, bantuan konsumsi kegiatan, dukungan transportasi peserta, serta promosi melalui kanal media sosial pemerintah.
“Saya akan bantu promosikan juga. Kita buat video supaya anak-anak di Kota Kupang tahu dan tertarik ikut lomba ini,” katanya.
Ia juga membuka peluang pemasangan papan reklame atau billboard untuk memperluas jangkauan informasi kompetisi kepada sekolah-sekolah di Kota Kupang. Christian berharap dukungan terhadap kegiatan tersebut dapat mendorong lebih banyak anak muda mengembangkan gagasan kreatif dan menghasilkan inovasi di bidang teknologi.
“Kalau anak-anak muda punya ide dan kegiatan positif seperti ini, pemerintah pasti ada bersama mereka,” tegasnya.
Co-Founder sekaligus Manager Logosi Institute, Vivin da Silva, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa Robotic Competition 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20–23 Mei 2026 di Auditorium Politeknik Negeri Kupang. Sebelum kompetisi utama, panitia merencanakan lokakarya persiapan pada 16–18 April 2026.
Kompetisi ini dirancang untuk menjangkau peserta dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga perguruan tinggi. Sejumlah bidang yang diperlombakan meliputi pembuatan prototipe robot, pengembangan proyek berbasis IoT, serta presentasi karya ilmiah di bidang teknologi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














