Rombongan dijadwalkan berangkat dari Kupang menuju Jakarta pada 4 September 2026. Sementara kompetisi tingkat nasional akan dimulai sehari kemudian, yakni 5 September 2026.
Persiapan kontingen dilakukan tidak hanya pada aspek teknis perlombaan, tetapi juga menyangkut kesiapan fisik, mental, dan koordinasi tim. Hal tersebut menjadi penting karena para peserta akan berhadapan dengan kontingen dari berbagai daerah di Indonesia.
Selama berada di Jakarta, kebutuhan akomodasi kontingen akan ditanggung oleh panitia pusat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Sementara untuk mendukung mobilitas peserta sejak keberangkatan dari Kupang, Pemerintah Kota Kupang menyatakan kesiapannya membantu kebutuhan logistik, termasuk penyediaan transportasi lokal berupa bus.
Tenun NTT Dibawa ke Pentas Nasional
Dukungan Pemkot Kupang tidak berhenti pada aspek transportasi. Identitas budaya NTT juga akan menjadi bagian dari kehadiran kontingen selama mengikuti agenda nasional tersebut.
Pemerintah Kota Kupang menyiapkan busana dengan motif tenun khas NTT bagi para peserta. Pilihan tersebut tidak semata-mata menjadi elemen visual dalam perjalanan kontingen, tetapi juga menjadi medium untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada publik yang lebih luas.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
