APEKSI 2026 Jadi Panggung Diplomasi Budaya, Wali Kota Kupang Angkat Identitas Multietnis Lewat Warisan Rote

apeksi

“Semoga seluruh peserta kembali ke daerah masing-masing dengan membawa inspirasi, inovasi, dan pengalaman yang dapat diterapkan untuk mempercepat kemajuan pembangunan daerah,” ujarnya.

Partisipasi Kota Kupang dalam ajang tersebut juga memperoleh respons positif dari diaspora Nusa Tenggara Timur di Medan. Ketua Pascasarjana Sekolah Tinggi St. Paul Simalingkar Medan, Dr. Adolfina Elisabeth Koamesakh, MH., M.Th., mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Kupang yang memilih mengangkat budaya Rote sebagai representasi keberagaman daerah. Melalui unggahan di media sosial, ia menyertakan foto Wali Kota Kupang mengenakan busana adat Rote dengan takarir, “To’o huk abunae. Malole ta malole, Kota Kupang le malole,” sebagai ungkapan kebanggaan terhadap identitas budaya Nusa Tenggara Timur yang tampil di panggung nasional.

 

red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version