ID, Jakarta – Membersihkan sepeda motor secara rutin merupakan bagian penting dari perawatan kendaraan. Selain membuat tampilan lebih sedap dipandang, motor yang bersih memudahkan pemilik mendeteksi kebocoran, retakan, atau komponen yang mulai bermasalah.
Namun, di balik kebiasaan baik tersebut, masih banyak pengendara yang melakukan kekeliruan fatal, yakni mencuci motor sesaat setelah digunakan, ketika mesin masih berada pada suhu tinggi. Praktik ini terlihat sepele, tetapi berpotensi menimbulkan kerusakan teknis yang tidak ringan.
Edukasi teknis dari sejumlah sumber otomotif menyebutkan bahwa menyiram mesin panas dengan air dapat memicu gangguan pada komponen vital, khususnya bagian mesin dan sistem pembuangan.
Mengapa Mesin Panas Tidak Boleh Langsung Disiram?
Setelah motor digunakan, proses pembakaran dan gesekan antar komponen membuat suhu mesin meningkat tajam. Dalam kondisi tersebut, logam pada blok mesin, kepala silinder, hingga knalpot mengalami pemuaian alami.
Ketika permukaan panas ini langsung terkena air bersuhu lebih rendah, terjadi perubahan suhu ekstrem secara mendadak atau dikenal sebagai thermal shock. Fenomena ini dapat menyebabkan struktur logam mengalami tekanan berlebih yang berdampak pada penurunan kualitas material.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.







