ID, Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan keinginannya pada, Kamis (22/01/2026) untuk membangun sistem pertahanan rudal nasional bertajuk Golden Dome for America untuk melindungi wilayah AS dari berbagai ancaman asing. Namun, rencana tersebut masih berada pada tahap awal dan diperkirakan membutuhkan anggaran sangat besar.
Trump mengatakan pemerintahannya telah menetapkan arsitektur awal sistem pertahanan tersebut. Proyek ini dirancang sebagai sistem berlapis dengan teknologi generasi baru yang akan dioperasikan di darat, laut, dan luar angkasa, termasuk penggunaan sensor serta pencegat berbasis ruang angkasa.
Menurut Trump, Golden Dome akan mampu mendeteksi dan mencegat rudal yang diluncurkan dari berbagai belahan dunia, termasuk ancaman dari luar angkasa. Ia menargetkan sistem tersebut dapat mulai beroperasi sebelum masa jabatan keduanya berakhir.
Rencana ini menuai kritik dari China. Pemerintah Beijing menilai pengembangan Golden Dome berpotensi meningkatkan militerisasi ruang angkasa dan memicu perlombaan senjata global. China juga menilai proyek tersebut mengancam stabilitas strategis internasional.
Trump mengungkapkan bahwa kesepakatan kerangka kerja dengan sejumlah sekutu NATO terkait isu Greenland mencakup rencana penempatan sebagian sistem Golden Dome di wilayah Arktik tersebut. Greenland dinilai memiliki posisi strategis bagi pertahanan AS karena jalur Arktik merupakan rute terpendek dari Asia menuju Pantai Timur Amerika Serikat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














