Agenda tersebut mencakup pemeliharaan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, perbaikan iklim usaha, serta modernisasi pasar tenaga kerja untuk menopang pertumbuhan sektor swasta. Pemanfaatan AI dan digitalisasi juga menjadi perhatian, terutama melalui dukungan investasi pada infrastruktur digital dan energi berkelanjutan.
Kerja sama internasional dinilai tetap diperlukan untuk mengatasi ketidakseimbangan ekonomi global, mengelola kerentanan utang, dan menjaga kelancaran arus perdagangan. Di sisi lain, IMF menekankan pentingnya penguatan jaring pengaman keuangan global, penyediaan pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan negara anggota, serta reformasi kuota dan tata kelola lembaga tersebut.
Pembahasan kemudian berlanjut dalam pertemuan FMCBG G20 yang menyoroti penguatan kolaborasi internasional untuk membangun sektor keuangan yang inovatif sekaligus berdaya tahan.
Sejalan dengan prioritas Presidensi G20 Amerika Serikat, diskusi mencakup peningkatan efektivitas regulasi dan pengawasan, penyederhanaan ketentuan, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi. Berbagai langkah tersebut diarahkan untuk mendukung perkembangan sektor keuangan tanpa mengabaikan stabilitas sistem secara keseluruhan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














