ID, Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN akan menerima pengalihan portofolio kredit senilai Rp19,93 triliun dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk dalam sebuah transaksi material yang dinilai strategis bagi penguatan ekspansi bisnis perseroan.
Rencana transaksi tersebut diumumkan melalui keterbukaan informasi perusahaan, di mana kedua belah pihak telah menandatangani sejumlah dokumen perjanjian pada 22 Mei 2026.
Dokumen yang disepakati mencakup Conditional Portfolio Transfer Agreement (CPTA) dan Conditional Loan Asset Transfer Agreement (CLATA), yang menjadi dasar hukum pengalihan aset pinjaman dari SMBC Indonesia kepada BTN.
Melalui skema tersebut, SMBC Indonesia sepakat menjual dan mengalihkan portofolio pembiayaan yang berkaitan dengan segmen pensiunan dan pra-pensiunan penerima manfaat dana pensiun yang dikelola PT Taspen (Persero). Selain itu, transaksi juga mencakup kredit pensiunan dan pra-pensiunan yang terkait dengan manfaat pensiun dari PT Asabri (Persero) serta sejumlah dana pensiun lainnya, termasuk kredit untuk pegawai aktif tertentu.
Dalam keterbukaan informasi tersebut, manajemen SMBC Indonesia menyatakan bahwa perseroan telah menyetujui penjualan dan pengalihan portofolio kredit, sementara BTN bertindak sebagai pihak pembeli dan penerima aset pinjaman dimaksud.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














