IHSG Rebound 5,65%, Investor Asing Masih Jual Saham Rp2,21 Triliun

Avatar photo
IHSG
Ilustrasi Pasar Saham

Langkah tersebut sejalan dengan kompetensi MUTU dalam layanan sertifikasi keberlanjutan, kehutanan, dan industri kelapa sawit. Pendapatan perseroan dari segmen terkait tercatat tumbuh 7,33% secara tahunan menjadi Rp331,48 miliar pada 2025.

Ekspansi ke kawasan Indochina berpotensi membuka sumber pendapatan baru bagi perseroan. Peluang itu muncul di tengah proyeksi industri TIC global yang diperkirakan mencapai sekitar US$290 miliar pada 2029.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/10/Untitled-image-11.png
Scroll kebawah untuk lihat konten

Namun, kontribusi ekspansi Vietnam terhadap kinerja keuangan MUTU belum dapat dipastikan. Perseroan belum mengungkapkan target pendapatan maupun nilai investasi untuk pengembangan bisnis tersebut. Sebagai gambaran, MUTU mencatat laba bersih Rp14,72 miliar pada semester I 2026.

WTON Mulai Pasok Bantalan Rel untuk Metro Manila

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) juga memperluas peluang bisnis melalui proyek infrastruktur di luar negeri. Melalui anak usahanya, WIKA Kobe, perseroan memulai pengiriman perdana bantalan rel kereta berbahan beton pracetak untuk proyek Metro Manila Subway Project (MMSP) di Filipina.

WIKA Kobe merupakan perusahaan patungan dengan PS Construction Co., Ltd. asal Jepang. Pengiriman perdana dilakukan melalui jalur laut pada 22 September 2026.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan