Dari sektor energi dan pertambangan, Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membukukan kenaikan 10,33 persen. Penguatan tersebut ditopang oleh perbaikan harga komoditas global serta konsistensi perusahaan dalam menjaga profitabilitas dan kebijakan dividen yang menarik bagi investor jangka panjang.
Sementara itu, saham-saham sektor properti dan investasi seperti Roda Vivatex Tbk (RDTX) dan Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) juga menunjukkan performa positif. Kedua emiten tersebut masing-masing mencatatkan pertumbuhan sebesar 28,15 persen dan 17,97 persen, mencerminkan tingginya minat pasar terhadap saham dengan fundamental kuat dan kapitalisasi besar.
Namun demikian, tidak seluruh saham premium mampu mempertahankan momentum penguatan. Koreksi terdalam dialami Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang anjlok hingga 66,06 persen sejak awal tahun. Penurunan tajam ini mengindikasikan adanya aksi profit taking besar-besaran setelah reli panjang yang terjadi sebelumnya, sekaligus mencerminkan perubahan persepsi investor terhadap valuasi saham sektor teknologi.
Tekanan juga masih membayangi DCI Indonesia Tbk (DCII) yang terkoreksi sekitar 5 persen secara YTD. Sebagai salah satu saham dengan nominal tertinggi di BEI, pergerakan DCII menunjukkan bahwa valuasi tinggi tetap rentan terhadap volatilitas pasar dan perubahan ekspektasi pertumbuhan industri digital.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













