ID, Washington DC – Pemerintah Amerika Serikat melalui Pentagon resmi membuka akses publik terhadap ratusan dokumen rahasia terkait laporan objek terbang tak teridentifikasi atau UFO (Unidentified Flying Object) yang kini secara resmi disebut sebagai UAP (Unidentified Anomalous Phenomena). Langkah ini menjadi bagian dari upaya transparansi pemerintah AS terhadap isu yang selama puluhan tahun memicu spekulasi global.
Dokumen yang dipublikasikan pada Jumat (8/5/2026) waktu setempat tersebut memuat berbagai laporan investigatif, catatan intelijen, hingga kesaksian aparat federal mengenai fenomena udara misterius yang tercatat sejak era 1940-an.
Sebanyak 162 dokumen yang dirilis berasal dari sejumlah institusi strategis Amerika Serikat, termasuk Pentagon, Biro Investigasi Federal (FBI), Departemen Luar Negeri AS, serta Badan Antariksa Nasional AS (NASA). Publikasi arsip tersebut menandai salah satu pengungkapan data UFO terbesar yang pernah dilakukan pemerintah AS secara resmi.
Sejumlah dokumen memuat laporan mengenai penampakan “piring terbang”, objek bercahaya berbentuk bola oranye, hingga fenomena udara yang dinilai tidak dapat dijelaskan secara konvensional. Beberapa insiden bahkan melibatkan kesaksian aparat penegak hukum federal dan personel militer yang dianggap memiliki tingkat kredibilitas tinggi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
