Di lokasi lain, Amerika Serikat juga terlibat dalam insiden maritim. Militer AS menyatakan sebuah helikopter MH-60 Angkatan Laut menembakkan dua rudal Hellfire terhadap kapal kargo berbendera Panama.
Washington menyebut tindakan tersebut dilakukan untuk melumpuhkan sistem kemudi kapal setelah awak kapal mengabaikan sejumlah peringatan agar menghentikan aktivitas yang dianggap melanggar blokade laut AS di sekitar pelabuhan Iran.
Sumber-sumber maritim mengatakan kapal tersebut ditembak ketika berada di perairan lepas pantai Pakistan dan tengah bergerak menuju Teluk Oman.
Serangkaian kejadian itu memperlihatkan bagaimana kawasan maritim yang menjadi urat nadi perdagangan internasional semakin rentan terhadap dampak konflik geopolitik. Gangguan terhadap kapal komersial dapat meningkatkan risiko keselamatan pelayaran sekaligus memperbesar biaya distribusi barang dan energi.
Teheran Jadikan Hormuz sebagai Alat Tekanan
Di tengah meningkatnya ketegangan di laut, Iran kembali menggunakan isu Selat Hormuz sebagai instrumen tekanan terhadap Washington.
Mohsen Rezaei, pejabat senior keamanan Iran, mengatakan jalur strategis tersebut tidak akan dibuka sebelum Amerika Serikat memenuhi tuntutan Teheran.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
