Dalam perspektif tersebut, keberadaan pelaut yang profesional dipandang sebagai elemen fundamental untuk menjamin efektivitas operasional, keselamatan pelayaran, serta menjaga security of supply atau keberlangsungan pasokan energi bagi masyarakat.
Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, menjelaskan bahwa pembangunan SDM maritim merupakan investasi jangka panjang yang memiliki nilai strategis bagi perusahaan maupun negara.
Menurutnya, Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia membutuhkan generasi pelaut yang mampu menjawab tantangan distribusi energi yang semakin kompleks dan dinamis.
“Indonesia merupakan negara maritim terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau, garis pantai sepanjang lebih dari 100 ribu kilometer, serta wilayah laut mencapai sekitar 3,3 juta kilometer persegi. Kondisi tersebut menjadikan pelaut memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga konektivitas dan kelancaran distribusi energi nasional,” ujar Arif dalam keterangan resminya, Sabtu (25/7/2026).
Ia mengungkapkan, saat ini PT Pertamina Patra Niaga didukung sekitar 2.500 pelaut yang menjadi garda terdepan dalam mendistribusikan energi ke berbagai daerah di Indonesia. Oleh karena itu, perusahaan memandang regenerasi tenaga pelaut sebagai kebutuhan yang bersifat berkelanjutan guna menjaga keandalan operasional logistik energi nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














