Pada kesempatan tersebut, Firdaus memaparkan sejumlah faktor yang memengaruhi dinamika pemberitaan, mulai dari perkembangan geopolitik internasional, kebijakan nasional, hingga perubahan pola konsumsi informasi masyarakat. Pemaparan dilakukan secara sistematis untuk memberikan gambaran utuh mengenai tantangan yang dihadapi industri media saat ini.
Ia menegaskan bahwa kekuatan utama media siber terletak pada kemampuan menjaga independensi editorial dan profesionalisme dalam menjalankan fungsi jurnalistik. Di tengah derasnya arus informasi digital, kredibilitas menjadi aset yang harus dijaga oleh setiap perusahaan media.
Menurut Firdaus, anggota SMSI di berbagai daerah perlu memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu menghasilkan produk jurnalistik yang relevan, terpercaya, dan memiliki daya saing tinggi.
“Kepercayaan publik merupakan modal terbesar media. Karena itu, setiap insan pers harus tetap berpegang pada prinsip-prinsip jurnalistik yang profesional, independen, dan bertanggung jawab,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal SMSI Pusat, Makali Kumar, menilai penguatan pemahaman terhadap dinamika nasional menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan industri media di era transformasi digital. Menurutnya, tantangan yang dihadapi media saat ini tidak hanya berkaitan dengan aspek bisnis, tetapi juga menyangkut kemampuan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan informasi yang semakin cepat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.















