ID, Kupang – Upaya peningkatan mutu pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) memasuki fase penguatan koordinasi lintas level pemerintahan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) implementasi program sekaligus sinkronisasi kebijakan daerah di Aula Hotel Aston, Senin (4/5/2026).
Forum ini dirancang sebagai ruang strategis untuk menyelaraskan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.
Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari kualitas SDM. Menurutnya, pendidikan harus dipahami secara komprehensif, tidak hanya sebagai transfer pengetahuan, tetapi juga mencakup pembentukan karakter dan pengembangan kapasitas individu secara holistik.
“SDM unggul menjadi prasyarat utama dalam mengelola potensi daerah secara optimal. Pendidikan harus mampu menjangkau dimensi kognitif, afektif, hingga pembentukan karakter,” ujarnya.
Perspektif kritis turut disampaikan Anggota DPR RI, Anita Jacoba Gah, yang menyoroti pentingnya validitas data dalam perumusan kebijakan pendidikan. Ia menilai masih terdapat disparitas antara peningkatan program bantuan pendidikan dengan kondisi riil di lapangan, seperti angka putus sekolah dan kerusakan fasilitas pendidikan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















