Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sinkronisasi Kebijakan Pendidikan di NTT Diperkuat Lewat Rakor Kemendikdasmen dan Pemda

Avatar photo
kemendikdasmen

Dalam sesi penutup, Bupati Kupang, Yosef Lede, mewakili kepala daerah menyampaikan tantangan empiris yang dihadapi di wilayahnya. Ia mengungkapkan bahwa faktor geografis dan keterbatasan infrastruktur masih menjadi hambatan utama, mulai dari jarak tempuh siswa ke sekolah hingga keterbatasan jaringan internet.

kemendikdasmen
Bupati Kupang, Yosef Lede saat menyampaikan permasalahan pendidikan mewakili kepala daerah di NTT

“Persoalan distribusi guru tidak hanya berkaitan dengan jumlah, tetapi juga pemerataan di wilayah terpencil. Dukungan insentif yang lebih merata menjadi kunci agar tenaga pendidik bersedia mengabdi di daerah pelosok,” ujarnya.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Rakor Kemendikdasmen ini diharapkan menghasilkan formulasi kebijakan yang lebih operasional dan kontekstual, terutama dalam menjawab tantangan pendidikan di wilayah kepulauan dan terpencil seperti NTT. Kolaborasi lintas sektor yang diperkuat melalui forum ini menjadi fondasi penting dalam mendorong transformasi pendidikan yang berkeadilan dan berdaya saing.

red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan