Materi lomba mencakup regulasi perbankan, mulai dari undang-undang, peraturan OJK, kebijakan internal Bank TLM, hingga surat edaran dan keputusan pemerintah yang berkaitan dengan operasional perbankan. Selain itu, peserta juga diuji pemahamannya terhadap pelayanan Bank TLM, Rencana Bisnis Bank Tahun 2026, serta berbagai program strategis lainnya.
Dalam sambutannya, Robert P. Fanggidae mengingatkan bahwa Bank TLM didirikan pada 1 Februari 2008, dan telah memasuki usia 18 tahun. Sejak awal berdiri, manajemen meyakini bahwa investasi terbesar organisasi adalah kualitas sumber daya manusia, bukan semata modal finansial.
“Keyakinan itu terbukti. Hingga 31 Desember 2025, di tengah kondisi ekonomi makro yang pertumbuhannya sekitar 5 persen, Bank TLM mampu mencatatkan aset sebesar Rp302 miliar,” ungkap Robert.
Ia menambahkan, meskipun laba sedikit mengalami penyesuaian pasca proses pemeriksaan bersama kantor akuntan publik, Bank TLM tetap membukukan laba sekitar Rp6,4–6,5 miliar, dengan tingkat kesehatan yang tercermin dari NPL sebesar Rp1,99 miliar.
Robert juga menekankan bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari penerapan nilai-nilai dasar perusahaan, terutama kejujuran dan disiplin. Menurutnya, kejujuran dibangun melalui pembiasaan spiritual dan integritas dalam pelayanan, sementara disiplin diwujudkan melalui komitmen pada waktu, ibadah, dan pembelajaran berkelanjutan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
