ID, Kupang – Warga Desa Oelbiteno, Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang, menyampaikan apresiasi atas bantuan material pembangunan yang diberikan Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki, untuk perbaikan jalan di Dusun Dua Kofi.
Bantuan berupa 100 sak semen tersebut digunakan untuk mendukung pekerjaan rabat jalan yang selama lebih dari satu dekade mengalami kerusakan. Sejak 2014, akses tersebut kerap menyulitkan aktivitas warga, terutama pada musim hujan ketika kondisi jalan berlumpur dan sulit dilalui kendaraan.
Kepala Desa Oelbiteno, Heskial Naben, mengatakan bantuan itu memiliki arti penting bagi masyarakat karena menyentuh kebutuhan dasar warga.
“Bagi kami, ini bukan sekadar bantuan semen. Ini bentuk perhatian yang nyata terhadap kondisi desa kami,” ujar Heskial saat ditemui di Oelbiteno.
Menurutnya, jalan di Dusun Dua Kofi merupakan jalur utama mobilitas warga. Petani menggunakan akses tersebut untuk mengangkut hasil kebun ke pasar. Anak-anak melintasinya setiap hari menuju sekolah, sementara tenaga pendidik dan petugas kesehatan juga bergantung pada jalur itu untuk menjalankan tugas.
Kerusakan yang berlangsung lama, kata dia, berdampak pada keterbatasan akses ekonomi dan pelayanan dasar. Karena itu, perbaikan jalan dinilai sebagai langkah penting dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat setempat.
Secara bertahap, warga mulai merasakan perubahan setelah dilakukan perbaikan. Akses menuju pasar menjadi lebih lancar, perjalanan ke fasilitas kesehatan lebih mudah, dan aktivitas pendidikan berlangsung lebih stabil.
Heskial menambahkan, masyarakat memaknai bantuan tersebut sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap wilayah yang berada jauh dari pusat kota. Ia menegaskan, warga tidak memiliki balasan materi atas bantuan itu selain doa dan dukungan moral.
“Kami hanya bisa mendoakan agar setiap kebaikan yang diberikan mendapat balasan yang setimpal,” katanya.
Pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, khususnya akses jalan, selama ini menjadi salah satu tantangan di Kabupaten Kupang. Kondisi geografis dan keterbatasan anggaran kerap memperlambat percepatan pembangunan.
Bagi warga Oelbiteno, perbaikan jalan di Dusun Dua Kofi bukan sekadar proyek fisik, melainkan upaya membuka kembali akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan kegiatan ekonomi. Mereka berharap perhatian terhadap infrastruktur dasar di desa-desa terpencil dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.
(red)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












