Karena itu, Jeffry mengajak sekolah, keluarga, komunitas, dan organisasi sosial membangun keterlibatan yang lebih erat dalam mendampingi pertumbuhan generasi muda. Ia menilai, kompleksitas tantangan sosial saat ini menuntut pendekatan pendidikan yang melampaui batas institusi sekolah.
“Output pendidikan yang kita harapkan bukan hanya anak yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, mampu berdiri sendiri, serta berguna bagi sesama, bangsa, dan negara,” ungkapnya.
Jeffry berharap Belajaraya Kota Kupang 2026 menghasilkan lebih dari sekadar pertukaran gagasan. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat kerja sama dan menerjemahkan kepedulian terhadap pendidikan ke dalam langkah nyata.
“Saya percaya, jika kita bekerja dengan tulus dan bersama-sama, maka upaya kita dalam membentuk generasi yang berkarakter dan bijak akan mendapat hasil yang baik,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum SMSG, Adelia Anri Fanbela, menjelaskan bahwa organisasinya merupakan jaringan kolaboratif yang menghubungkan berbagai komunitas pendidikan. Melalui jaringan tersebut, para pelaku pendidikan dapat berbagi praktik baik, bertukar gagasan, serta mengembangkan inovasi secara bersama-sama.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














