Cuaca ekstrem Rusak Puluhan Rumah dan Gereja di Belo, Wagub NTT Turun Langsung Tinjau Lokasi

Avatar photo
cuaca

Cuaca ekstrem juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Salah satu pohon dilaporkan menimpa dapur rumah warga bernama Amin. Meski menimbulkan kerusakan material, kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa.

Hasil pendataan sementara mencatat sekitar 35 unit rumah warga terdampak, termasuk satu bangunan gereja yang berada di RT 01 dan RT 02 Kelurahan Belo. Tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari ringan hingga berat, dengan konsentrasi kerusakan paling parah berada di area belakang permukiman.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Akibat kerusakan bangunan gereja, aktivitas peribadatan jemaat GMIT Yegar Sahaduta untuk sementara dialihkan. Pendeta GMIT Yegar Sahaduta, Selfi Afsefina, S.Th., menyampaikan bahwa ibadah Minggu (25/1) akan dilaksanakan di tenda darurat yang disiapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Kami bersyukur masih dapat melaksanakan ibadah meskipun dalam kondisi terbatas. Tenda darurat dari BPBD sangat membantu jemaat,” ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah jemaat GMIT Yegar Sahaduta berkisar 130 hingga 150 orang, dengan total 83 kepala keluarga yang tersebar dalam tiga rayon pelayanan.

Dalam kesempatan peninjauan, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan