Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Festival FLS3N, O2SN dan LKS SLB Kota Kupang Jadi Ruang Aktualisasi Potensi Anak Berkebutuhan Khusus

Avatar photo
festival
dok : pkp

Menurutnya, paradigma pembangunan pendidikan modern harus menempatkan anak berkebutuhan khusus sebagai subjek pembangunan yang memiliki kapasitas untuk tumbuh, berprestasi, dan berkontribusi bagi masyarakat.

“Hari ini bukan sekadar seremoni pembukaan perlombaan, tetapi sebuah panggung harapan. Panggung yang menunjukkan bahwa keterbatasan fisik maupun intelektual tidak pernah menjadi penghalang bagi seseorang untuk berkarya, berprestasi, dan memiliki cita-cita besar,” ujarnya.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Mengusung tema “Disabilitas Berprestasi, Mandiri dan Berkarya untuk Bangsa”, Hengky menyampaikan bahwa setiap anak memiliki karakteristik dan keunggulan yang unik. Ia bahkan mengutip pandangan Paus Fransiskus yang menyebut penyandang disabilitas sebagai “bintang yang bersinar di langit Nusantara”.

Pernyataan tersebut, menurut Hengky, mengandung makna filosofis bahwa tugas masyarakat dan pemerintah adalah memastikan setiap anak memperoleh ruang tumbuh yang adil, setara, dan bermartabat.

festival
dok : pkp

“Anak-anak penyandang disabilitas adalah cahaya bagi daerah ini. Mereka bukan untuk dikasihani, melainkan diberikan kesempatan agar mampu berkembang secara optimal dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tegasnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan