Fun Walk PSMTI di Pantai Warna Oesapa, Christian Widodo: Persatuan Bukan Menjadi Sama, tetapi Berjalan Bersama

psmti
sumber : pkp

Christian menegaskan bahwa konstruksi kebangsaan Indonesia tidak pernah merupakan hasil kontribusi satu kelompok saja.

“Perjuangan bangsa ini tidak lepas dari peran seluruh elemen masyarakat, termasuk warga etnis Tionghoa. Bangsa ini ada sampai hari ini bukan karena satu suku, satu agama atau satu etnis, tetapi karena banyak suku, banyak agama dan banyak etnis,” tegasnya.

Dari Perayaan Menuju Kepedulian Lingkungan

Selain membangun pesan persatuan, Fun Walk PSMTI juga dirangkaikan dengan kegiatan pungut sampah. Bagi Pemerintah Kota Kupang, kombinasi antara aktivitas sosial dan kepedulian ekologis tersebut memperlihatkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat dikontekstualisasikan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Lingkungan, dalam perspektif pembangunan perkotaan, bukan sekadar persoalan kebersihan visual. Pengelolaan lingkungan berkaitan dengan kualitas hidup, kesehatan publik, keberlanjutan ruang kota, hingga partisipasi masyarakat.

Karena itu, aksi sederhana memungut sampah di kawasan pantai membawa pesan bahwa menjaga Kota Kupang tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah.

Partisipasi komunitas menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif bahwa ruang publik merupakan milik bersama dan karenanya harus dirawat bersama.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version