Gubernur NTT Libatkan 32 ASN Peneliti Perkuat Kebijakan Pembangunan Berbasis Riset

Avatar photo
peneliti

Menurutnya, keterbatasan akses terhadap data seringkali memengaruhi kualitas analisis yang dilakukan oleh peneliti.

“Kami masih menemukan kesenjangan data di lapangan. Harapannya ada dukungan agar peneliti dapat memperoleh data yang valid dan lengkap,” katanya.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sementara itu, peneliti lainnya Mariano A.T. Nugraha menjelaskan bahwa tim riset daerah selama ini telah aktif melakukan berbagai kajian kebijakan publik yang berkaitan dengan program pembangunan pemerintah.

Ia juga menyebutkan bahwa keberadaan 16 peneliti CPNS baru turut memperkuat kapasitas riset daerah dengan latar belakang keilmuan yang beragam.

Selama ini, menurut Mariano, kegiatan penelitian juga kerap melibatkan akademisi dari berbagai perguruan tinggi guna memperkuat kualitas analisis yang dihasilkan.

“Kami bersyukur dengan tambahan tenaga peneliti baru sehingga kapasitas riset kebijakan daerah ke depan bisa semakin kuat,” ujarnya.

Hasil Penelitian Jadi Dasar Kebijakan

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Gubernur Melki menegaskan pemerintah provinsi akan memberikan dukungan agar tim peneliti dapat bekerja secara maksimal, termasuk kemungkinan penguatan regulasi jika diperlukan.

Ia berharap hasil penelitian yang dihasilkan tidak berhenti sebagai laporan akademik semata, tetapi benar-benar menjadi rujukan dalam pengambilan keputusan pemerintah daerah.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan