Kajian yang disusun para peneliti nantinya akan difokuskan pada berbagai sektor prioritas pembangunan daerah serta program nasional yang memiliki dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.
Sejumlah sektor yang diminta untuk dianalisis secara akademik antara lain dampak program makan bergizi bagi anak terhadap ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi daerah, penguatan koperasi dan usaha lokal, serta program pembangunan rumah layak huni.
Selain itu, pengembangan sektor maritim seperti produksi garam dan budidaya rumput laut juga menjadi perhatian dalam kajian tersebut, termasuk pemanfaatan energi terbarukan seperti pembangkit listrik tenaga surya.
Gubernur Melki juga menekankan pentingnya memasukkan sektor pendidikan dalam penelitian, terutama terkait revitalisasi sekolah serta indikator peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Ia menilai pendekatan ilmiah sangat penting agar kebijakan pemerintah tidak hanya didasarkan pada asumsi, melainkan pada data dan analisis yang kuat.
“Pemerintah harus terbiasa bekerja dengan dasar ilmiah. Riset ini harus menghasilkan parameter yang jelas sehingga dampaknya dapat diukur,” katanya.
Untuk mempercepat proses kajian, sebanyak 32 peneliti ASN tersebut akan dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai bidang pembangunan yang akan diteliti.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.















