Selain itu, pemerintah juga mendorong peningkatan kualitas pembelajaran berbasis literasi, numerasi, dan STEM, serta penggunaan instrumen evaluasi akademik yang adaptif. Upaya lain yang menjadi prioritas adalah perluasan akses pendidikan yang berkeadilan melalui berbagai skema, seperti sekolah terbuka, pendidikan jarak jauh, hingga layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.
Pada kesempatan tersebut, Yosef Lede kembali menekankan urgensi kolaborasi multipihak dalam pembangunan pendidikan. Ia menilai keberhasilan kebijakan pendidikan sangat ditentukan oleh integrasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya. “Keberhasilan kebijakan pendidikan sangat ditentukan oleh tiga hal utama, yakni mindset yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus,” tegasnya.
Melalui momentum Hardiknas ini, Pemerintah Kabupaten Kupang berharap tercipta komitmen kolektif untuk memperkuat sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan, guna menjawab tantangan zaman sekaligus membangun generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















