Bagi Pemerintah Kota Kupang, kegiatan pembinaan anak menjadi salah satu ruang untuk mendukung pertumbuhan generasi muda secara menyeluruh. Selain penguatan iman, anak-anak perlu memperoleh pengalaman yang membentuk kemandirian, kemampuan berkomunikasi, dan rasa tanggung jawab terhadap sesama.
Tinggal bersama warga, belajar hidup bermasyarakat
Panitia menjelaskan, jambore akan melibatkan 48 gereja, dengan setiap gereja mengutus lima anak dan satu pendamping. Berdasarkan perhitungan tersebut, jumlah peserta anak diperkirakan mencapai 240 orang apabila seluruh gereja mengirimkan lima anak sesuai kuota yang disebutkan. Sementara itu, panitia menyampaikan estimasi keseluruhan sekitar 298 anak.
Salah satu ciri utama jambore ini adalah rencana menempatkan anak-anak di rumah warga selama kegiatan berlangsung. Pola tersebut diharapkan memberi pengalaman langsung tentang kehidupan bermasyarakat, mulai dari membangun komunikasi, menghargai kebiasaan keluarga yang menjadi tuan rumah, menjaga kebersihan, hingga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Selama tiga hari kegiatan, peserta dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda, termasuk pembukaan, kelas pengajaran, lokakarya kesehatan reproduksi dan lingkungan, serta kelas pengembangan minat dan bakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














