Dari total 124 peserta, sebanyak 54 orang merupakan pelajar SD yang berasal dari 19 sekolah. Sementara itu, tingkat SMP diikuti 40 pelajar dari 18 sekolah, sedangkan tingkat SMA melibatkan 30 peserta dari 15 sekolah.
Nomor pertandingan disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Pelajar SD berlomba pada nomor lari 60 meter, peserta SMP mengikuti nomor 80 meter, sedangkan pelajar SMA bertanding pada nomor 100 meter. Setiap nomor dipertandingkan dalam kategori putra dan putri.
Hironimus mengatakan, kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan ketertarikan pelajar terhadap olahraga atletik, mengidentifikasi potensi atlet sejak dini, serta menanamkan nilai kedisiplinan dan sportivitas. Kejuaraan ini juga diharapkan memperkuat hubungan persaudaraan antarpelajar di Kota Kupang.
Melalui penyelenggaraan Wali Kota Cup 2026, pembinaan atletik di lingkungan sekolah diharapkan memperoleh ruang kompetisi yang lebih terarah. Namun, keberlanjutan pembinaan tetap membutuhkan tindak lanjut berupa pendampingan, program latihan, dan kompetisi yang konsisten agar potensi yang teridentifikasi tidak berhenti pada satu kejuaraan. Red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














