Ia menilai, pembentukan atlet berprestasi membutuhkan proses panjang dan tidak dapat dilakukan secara instan. Persiapan sejak usia dini, latihan teratur, kedisiplinan, pendampingan pelatih yang kompeten, serta dukungan keluarga dan pemerintah merupakan sejumlah unsur penting dalam proses pembinaan.
“Prestasi tidak lahir secara instan. Seorang juara harus dipersiapkan sejak dini melalui latihan yang teratur, disiplin yang kuat, pendampingan pelatih yang kompeten, serta dukungan keluarga dan pemerintah,” ujarnya.
Hengky menegaskan, pembangunan sumber daya manusia menjadi bagian penting dari agenda pembangunan Kota Kupang. Karena itu, perhatian pemerintah tidak boleh terbatas pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga perlu diarahkan pada pembentukan masyarakat yang sehat, tangguh, berkarakter, dan mampu bersaing.
Dalam konteks olahraga, upaya tersebut membutuhkan ekosistem pembinaan yang memungkinkan atlet mengembangkan kemampuan melalui latihan, pendampingan, dan kesempatan berkompetisi secara berkelanjutan.
Kepada para peserta, Hengky mengingatkan agar menjadikan kejuaraan sebagai ruang belajar, bukan semata-mata mengejar kemenangan. Ia menilai, sikap sportif dan ketangguhan menghadapi kegagalan merupakan bagian penting dari proses pembentukan seorang atlet.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














