ID, Kupang – Gelombang semangat kepramukaan memenuhi ruas-ruas utama Kota Kupang ketika sekitar 5.000 anggota Gerakan Pramuka ambil bagian dalam Karnaval Budaya Jambore Daerah (Jamda) Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Timur (NTT) 2026, Sabtu (1/8/2026). Perhelatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 19.00 WITA tersebut menjelma bukan sekadar parade kebudayaan, melainkan sebuah manifestasi kolaboratif yang mempertemukan pelestarian identitas budaya, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta artikulasi kepedulian terhadap berbagai isu strategis daerah.
Rangkaian karnaval diawali dari Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur NTT dan berakhir di kawasan Saboak Taman Nostalgia. Sepanjang lintasan tersebut, ribuan masyarakat memadati sisi jalan untuk menyaksikan penampilan kontingen yang berasal dari 17 Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Nusa Tenggara Timur, didampingi ribuan Pramuka Penggalang, Penegak, dan Pandega dari Gugus Depan (Gudep) se-Kota Kupang.
Antusiasme peserta dan masyarakat yang memenuhi jalur karnaval menghadirkan implikasi ekonomi yang signifikan. Tingginya mobilitas pengunjung menciptakan multiplier effect terhadap aktivitas ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan transaksi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














