Selat Hormuz dan Bab el-Mandeb Memanas, Konflik Iran Mulai Mengancam Jalur Energi Dunia

Avatar photo
hormuz houthi
Sumber : Reuters

ID, Jakarta – Konflik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat memasuki babak yang semakin kompleks. Perseteruan yang sebelumnya berpusat pada konfrontasi militer dan tuntutan diplomatik kini mulai menimbulkan tekanan langsung terhadap jalur pelayaran internasional.

Dua kawasan maritim strategis, yakni Selat Hormuz dan Bab el-Mandeb, kembali menjadi sorotan setelah terjadi serangkaian insiden yang melibatkan kapal komersial dan kekuatan militer.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/08/Ucapan-Dirgahayu-Indonesia.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pada Selasa (11/8/2026), kelompok Houthi di Yaman mengklaim melakukan serangan terhadap sebuah kapal Saudi di kawasan Bab el-Mandeb. Menurut kelompok yang bersekutu dengan Iran tersebut, kapal itu membawa peralatan militer.

Klaim tersebut disampaikan melalui kantor berita Saba yang dikelola Houthi. Kelompok itu sebelumnya telah mengumumkan rencana untuk memberlakukan blokade laut terhadap Arab Saudi di Laut Merah mulai 20 Juli.

Dampak serangan kali ini disebut cukup serius. Kementerian Transportasi Yaman melaporkan empat awak kapal kargo berukuran kecil meninggal dalam dugaan serangan Houthi.

Kapal bernama Tihamah tersebut menggunakan bendera Mesir. Laporan mengenai korban jiwa menjadikan insiden itu sebagai kasus pertama yang dilaporkan menewaskan awak kapal akibat serangan Houthi sejak perang Iran dimulai lima bulan lalu.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan