Netanyahu Tolak Rencana Damai 15 Poin Trump, Israel Tak Akan Tarik Pasukan dari Gaza

Avatar photo
israel

ID, Tel Aviv – Upaya diplomatik untuk meredakan konflik di Jalur Gaza kembali menghadapi hambatan setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara terbuka menolak rancangan perdamaian 15 poin yang disusun Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Penolakan tersebut sekaligus mempertegas posisi pemerintah Israel bahwa penarikan pasukan dari Jalur Gaza tidak akan dilakukan selama Hamas belum menyerahkan seluruh persenjataannya.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/08/Ucapan-Dirgahayu-Indonesia.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam rapat Kabinet Israel pada Minggu (9/8), Netanyahu menyatakan secara eksplisit bahwa pemerintahnya tidak menerima dokumen perdamaian yang diajukan melalui BoP.

“Israel menolak dokumen 15 poin tersebut,” kata Netanyahu dalam rapat kabinet.

Ia menegaskan bahwa militer Israel akan tetap berada di Gaza hingga tuntutan pelucutan senjata Hamas dipenuhi secara menyeluruh. Menurut Netanyahu, keberadaan pasukan Israel masih diperlukan untuk mencegah ancaman terhadap personel militer maupun masyarakat Israel.

“Militer Israel tidak akan melakukan penarikan pasukan apa pun, sampai Hamas benar-benar melucuti senjatanya, dan akan terus menggagalkan ancaman terhadap pasukan serta warga kami,” imbuhnya.

Netanyahu dan Washington Masih Berkomunikasi

Meskipun menolak rancangan tersebut, Netanyahu mengatakan pemerintah Israel masih melakukan komunikasi dengan Amerika Serikat mengenai isi proposal perdamaian itu.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan