Menurut dia, keterlibatan komunitas dalam kegiatan publik diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi agenda rutin yang memberikan ruang bagi para anggota untuk berinteraksi, berkreasi, dan berkontribusi bagi kehidupan masyarakat.
Persiapan Menuju Turnamen Nasional
Selain memperluas partisipasi dalam kegiatan masyarakat, Isidorus menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan agar line dance di Kota Kupang dapat berkembang sebagai olahraga prestasi.
Ia mengatakan, rencana penyelenggaraan turnamen line dance tingkat nasional pada 2027 di luar Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi salah satu alasan perlunya persiapan sejak dini.
Menurut Isidorus, para atlet perlu dibekali kemampuan dan pelatihan yang memadai agar mampu bersaing ketika mengikuti kompetisi tersebut serta berpeluang mengharumkan nama Kota Kupang dan NTT.
Upaya pembinaan, lanjutnya, telah mulai dilakukan melalui kegiatan coaching clinic yang digelar bersamaan dengan rangkaian pengukuhan pengurus pada bulan sebelumnya.
Dalam kegiatan itu, pengurus line dance tingkat pusat didatangkan untuk memberikan pelatihan kepada calon instruktur di Kota Kupang. Setelah mengikuti pelatihan, para instruktur diharapkan dapat meneruskan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada anggota komunitas masing-masing.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














