“Tujuan utama MTQ ini adalah meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, memperdalam pemahaman keagamaan, serta menyiapkan peserta terbaik untuk mewakili Kota Kupang pada MTQ tingkat provinsi,” jelas Rahmat.
Sebanyak 165 peserta dari enam kecamatan mengikuti kompetisi dalam enam cabang, yakni Tilawatil Qur’an, Hifzhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Hadrah, dan Tafsir Al-Qur’an. Secara keseluruhan, terdapat 25 mata lomba yang dipertandingkan selama kegiatan berlangsung.
Rahmat menyebut pelaksanaan MTQ didukung melalui APBD Kota Kupang Tahun Anggaran 2026 serta kontribusi berbagai pihak. Dukungan tersebut diharapkan memungkinkan kegiatan berlangsung sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam pengembangan kehidupan keagamaan.
Pembukaan MTQ turut dihadiri anggota DPRD Provinsi NTT, H. Muhammad Ansor; Ketua MUI Kota Kupang, H. Muhammad MS; Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, Antonius Nggaa Rua; Ketua Umum LPTQ Kota Kupang, Muhammad Khairil; perwakilan Forkopimda; para imam masjid se-Kota Kupang; serta sejumlah pejabat Pemerintah Kota Kupang.
Melalui penyelenggaraan MTQ, pemerintah dan panitia berharap nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya hadir dalam lantunan ayat dan kompetisi, tetapi juga terwujud dalam perilaku sosial yang menjunjung kejujuran, kepedulian, persaudaraan, dan penghormatan terhadap keberagaman. red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














