Ia menegaskan, pembangunan Patung Kristus Memberkati bukan semata-mata proyek yang muncul setelah dirinya bersama Wakil Bupati Aurum Titu Eki memimpin Kabupaten Kupang. Pembangunan tersebut, menurut Yosef, merupakan bagian dari misi spiritual yang telah dipersiapkan sejak awal.

“Pembangunan ini bukan sekadar program kerja setelah kami menjabat, melainkan sebuah misi spiritual dan komitmen yang telah dirancang sejak awal,” ungkap Yosef Lede dalam sambutannya.
Yosef menempatkan pemerintah, gereja, dan masyarakat sebagai bagian dari satu kesatuan dalam proses pembangunan. Menurutnya, pembangunan harus memiliki manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus tetap berpijak pada nilai spiritual.
“Kami percaya bahwa pemerintah adalah wakil Allah yang berdiri bersama gereja dan masyarakat. Apa yang menjadi hak rakyat dan bagian untuk Tuhan harus kita persembahkan dengan tulus,” tegasnya.
Semau dan Masa Depan Wisata Religi
Pembangunan Patung Kristus Memberkati sekaligus mempertegas upaya Kabupaten Kupang dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis potensi lokal.
Pulau Semau memiliki lanskap alam dan kehidupan masyarakat yang dapat menjadi bagian dari pengembangan destinasi wisata. Dengan hadirnya ikon spiritual tersebut, kawasan ini diharapkan memiliki daya tarik tambahan bagi wisatawan maupun peziarah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














