Pelaksanaan vaksinasi HPV dijadwalkan berlangsung pada Februari mendatang. Tingginya minat masyarakat Kota Kupang terlihat dari jumlah pendaftar yang telah mencapai 321 orang, jauh melampaui kuota awal sebanyak 100 dosis vaksin HPV yang telah mengantongi sertifikat halal.
Selain program vaksinasi, BBPOM Kupang juga meminta dukungan Pemerintah Kota Kupang dalam memperkuat pengawasan penggunaan antibiotik. Kota Kupang diharapkan dapat menjadi contoh atau barometer dalam penerapan penggunaan antibiotik yang rasional dan bertanggung jawab, guna menekan risiko resistensi antibiotik yang semakin mengkhawatirkan.
BBPOM Kupang turut mendorong percepatan realisasi Kota Aman Pangan melalui pelaksanaan program prioritas nasional dan peningkatan pengawasan aktif pada periode 2025–2026. Sebagai bagian dari upaya perluasan layanan, BBPOM juga melaporkan kehadirannya di Mal Pelayanan Publik Kota Kupang untuk mendekatkan layanan pengawasan obat dan makanan kepada masyarakat.
Menanggapi berbagai paparan tersebut, Wali Kota Kupang menyampaikan dukungan penuh terhadap seluruh program yang diinisiasi BBPOM Kupang.
“Kami mendukung penguatan pengawasan antibiotik dan langkah-langkah menuju Kota Aman Pangan. Untuk memastikan koordinasi lintas sektor berjalan efektif, saya mengusulkan pembentukan satuan kerja yang dikoordinasikan oleh Dinas Kesehatan,” ujar Wali Kota.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














