Ia turut memberikan apresiasi kepada DPRD Kota Kupang atas sinergi yang selama ini terbangun dalam proses perencanaan, penganggaran, hingga pengawasan pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah.
Menurut Christian, hubungan kemitraan yang konstruktif antara eksekutif dan legislatif menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas penyelenggaraan pemerintahan sekaligus mempercepat pencapaian sasaran pembangunan daerah.
Di tengah berbagai capaian tersebut, Wali Kota mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus terus dibenahi, terutama dalam memastikan pemerataan manfaat pembangunan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Keterbatasan kapasitas fiskal daerah, dinamika sosial, serta meningkatnya kebutuhan pelayanan publik menjadi faktor yang menuntut pemerintah untuk terus meningkatkan efektivitas perencanaan dan efisiensi penggunaan anggaran.
Karena itu, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sebagai prioritas utama melalui penguatan layanan kesehatan, pendidikan, pembangunan infrastruktur, pengembangan ekonomi lokal, serta berbagai program perlindungan sosial.
Dalam pemaparannya mengenai substansi Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025, Christian menjelaskan bahwa laporan keuangan daerah telah disusun berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual sesuai ketentuan yang berlaku.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
