Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Refleksi Iman dan Kepemimpinan Mengemuka dalam Perayaan Ekaristi di Kupang

Avatar photo
ekaristi

ID, Kota Kupang – Perayaan Ekaristi Kudus yang berlangsung di Gereja Katedral Kristus Raja Kupang pada Senin (13/4/2026) menjadi ruang kontemplatif bagi umat untuk memaknai tiga peristiwa penting dalam kehidupan Gereja lokal. Momentum tersebut mencakup peringatan satu tahun wafatnya Mgr. Petrus Turang, perayaan ulang tahun ke-57 Uskup Agung Kupang Mgr. Hironimus Pakaenoni, serta pencanangan menuju 60 tahun berdirinya Keuskupan Agung Kupang (13 April 1967–13 April 2027).

Ibadah yang dipimpin langsung oleh Mgr. Hironimus Pakaenoni ini berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh makna spiritual, dihadiri oleh berbagai elemen umat, termasuk Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam kesempatan tersebut, Christian Widodo menegaskan bahwa kehadirannya tidak hanya dalam kapasitas formal sebagai kepala daerah, tetapi juga sebagai bagian dari umat Katolik yang memiliki keterikatan historis dan emosional dengan kehidupan Gereja di Kota Kupang.

“Saya hadir bukan semata-mata sebagai Wali Kota, melainkan sebagai umat yang sejak kecil bertumbuh dalam kehidupan Gereja di kota ini, dan merasakan dinamika perkembangan iman yang ada,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kontribusi strategis Keuskupan Agung Kupang dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui peran para pemimpin Gereja dan kaum religius yang dinilainya berkontribusi nyata dalam pembentukan kehidupan sosial masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi Gereja Katolik yang telah turut mendorong kemajuan kota ini,” katanya.

Lebih jauh, peringatan wafatnya Mgr. Petrus Turang dimaknai sebagai momentum reflektif untuk meneladani nilai-nilai pengabdian seorang pemimpin rohani. Menurutnya, sosok gembala sejati tidak hanya berbicara melalui kata-kata, tetapi menghadirkan keteladanan konkret dalam kehidupan umat.

“Keteladanan seorang gembala sejati terletak pada tindakan nyata yang hidup dalam hati umat,” ungkapnya.

Sementara itu, peringatan hari ulang tahun ke-57 Mgr. Hironimus Pakaenoni dipandang sebagai simbol penting dalam menegaskan esensi kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan. Ia menilai bahwa kepemimpinan yang substansial harus mampu melahirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, terutama kelompok kecil dan rentan.

“Kepemimpinan bukan sekadar otoritas, tetapi bagaimana menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada mereka yang membutuhkan,” tambahnya.

Mengawali sambutannya, ia juga mengajak seluruh umat untuk mensyukuri rahmat dan berkat Tuhan yang memungkinkan semua pihak hadir dalam keadaan sehat. Ajakan tersebut menjadi landasan spiritual dalam mengikuti keseluruhan rangkaian perayaan.

Sebagai penutup, Wali Kota Kupang menyampaikan ucapan selamat atas ketiga momentum tersebut, sekaligus berharap Keuskupan Agung Kupang terus memainkan peran strategis sebagai sumber nilai, terang, dan berkat bagi masyarakat luas.

“Selamat mengenang satu tahun wafatnya Mgr. Petrus Turang, selamat ulang tahun ke-57 bagi Mgr. Hironimus Pakaenoni, dan selamat menyongsong 60 tahun Keuskupan Agung Kupang. Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua,” tutupnya.

red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan