Nama Satyaraga memadukan kata satya, yang bermakna integritas, komitmen, dan kepercayaan, dengan raga, yang mencerminkan kekuatan, gerak, serta sportivitas. Filosofi tersebut menjadi landasan program untuk menjadikan olahraga sebagai ruang pembelajaran karakter bagi anak muda.
Revitalisasi Lapangan untuk Masyarakat
Program Satyaraga tidak berhenti pada penyelenggaraan kompetisi. Asuransi Jasindo juga melakukan revitalisasi Lapangan Basket Taman Nostalgia melalui pengecatan ulang, perbaikan ring basket, serta penyediaan sarana olahraga yang dapat digunakan masyarakat secara berkelanjutan.
Perbaikan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat kegiatan, sehingga dampaknya tidak hanya dirasakan oleh peserta turnamen, tetapi juga oleh masyarakat yang memanfaatkan lapangan tersebut untuk berolahraga.
Brellian menjelaskan, Satyaraga dirancang sebagai program yang menggabungkan pengembangan individu dengan peningkatan fasilitas publik.
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran program ini memberikan manfaat yang berkelanjutan, baik dari sisi pengembangan individu maupun peningkatan fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” katanya.
Selain kompetisi dan revitalisasi lapangan, kegiatan ini turut membawa pesan edukasi mengenai gaya hidup sehat, pentingnya aktivitas fisik, dan pembentukan karakter positif di kalangan pelajar.
Dorong Potensi Generasi Muda Kupang
Representative Manager Asuransi Jasindo Kupang, Jerry Samuel, menilai antusiasme peserta dan masyarakat menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi sarana untuk membuka ruang partisipasi sekaligus mengembangkan potensi generasi muda.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














