Menurutnya, pendidikan tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah. Orang tua, lingkungan, masyarakat, dan pemerintah memiliki tanggung jawab bersama dalam menciptakan ruang tumbuh yang mendukung perkembangan pengetahuan dan karakter anak.
Ia menegaskan, visi menjadikan Kota Kupang sebagai rumah bersama yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan tidak cukup diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur. Peningkatan kualitas sumber daya manusia yang cerdas dan berkarakter juga menjadi fondasi penting bagi kemajuan kota.
Literamove Perluas Akses Literasi hingga Pelosok NTT
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prokoso, menjelaskan bahwa Literamove merupakan program edukasi literasi yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan melalui kegiatan belajar bersama serta perpustakaan keliling.
Program tersebut menjadi bagian dari dukungan Bank Indonesia terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Pelaksanaannya tidak hanya menyasar anak-anak di lingkungan sekolah, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat peran keluarga dalam membangun kebiasaan literasi.
Menurut Adidoyo, tahap awal Literamove dilaksanakan di Kota Kupang. Ke depan, program ini direncanakan menjangkau desa-desa dan wilayah pelosok agar kesempatan memperoleh akses literasi semakin merata bagi anak-anak di NTT.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














