Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Serena menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang berkomitmen untuk menghadirkan solusi yang terukur, berkelanjutan, dan berbasis prioritas pembangunan.
Pada sektor pengelolaan sampah, ia mendorong transformasi pola pikir masyarakat agar tidak lagi memandang sampah sebagai persoalan semata, melainkan sebagai sumber daya ekonomi yang memiliki nilai tambah apabila dikelola secara profesional melalui sistem bank sampah dan ekonomi sirkular.
“Sampah harus dilihat sebagai bagian dari peluang ekonomi. Jika dikelola secara baik melalui bank sampah dan sistem pengelolaan yang terintegrasi, maka sampah dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga sekaligus mendukung kebersihan lingkungan,” jelasnya.
Terkait pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan lingkungan dan penerangan jalan umum, Serena mengakui bahwa pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran secara nasional. Namun demikian, ia memastikan bahwa kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan daerah.
Sebagai bentuk respons cepat terhadap aspirasi warga, Serena meminta perangkat daerah terkait untuk segera melakukan pemetaan wilayah yang masih minim penerangan agar dapat dimasukkan dalam skala prioritas pembangunan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
