Menurutnya, keterlibatan akademisi dapat membantu pemerintah mengidentifikasi persoalan secara lebih komprehensif, menyusun intervensi yang tepat, serta mengukur dampak kebijakan secara lebih objektif.
Rp1 Miliar untuk Riset dan Pengabdian
Rektor Undana, Prof. Jefri S. Bale, menyatakan kesiapan universitas mendukung pembangunan Kota Kupang hingga 2029 melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pemanfaatan sumber daya akademik.
“Atas nama sivitas akademika Undana, kami menyampaikan profisiat atas capaian kinerja Pemerintah Kota Kupang. Kami siap mendukung penuh melalui riset, pengabdian, dan sumber daya manusia yang kami miliki,” ujarnya.
Jefri menyebut Undana memiliki sembilan fakultas, sekitar 70 program studi, 35 ribu mahasiswa, serta lebih dari 2.000 dosen dan tenaga kependidikan. Kapasitas tersebut, menurutnya, dapat menjadi modal untuk memperkuat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan di daerah.
Pada 2026, Undana berkomitmen menyediakan pendampingan senilai Rp1 miliar dalam bentuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaannya akan diarahkan pada isu-isu strategis sesuai kebutuhan Pemerintah Kota Kupang.
“Fokusnya bisa pada pengelolaan sampah, penguatan ekonomi masyarakat, maupun reformasi birokrasi. Kami ingin filosofi ‘kampus berdampak’ benar-benar terasa sejak tahap perencanaan, bukan hanya saat hasilnya dipublikasikan,” jelasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














