Topik : 

Wali Kota Kupang Serahkan 19 Hewan Kurban, Perkuat Nilai Kepedulian Sosial dan Harmoni Keberagaman

kurban
pkp

ID, Kota Kupang – Pemerintah Kota Kupang menyalurkan sebanyak 19 ekor sapi kurban kepada sejumlah masjid di wilayah Kota Kupang dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Penyerahan bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Kupang, Christian Widodo, pada Selasa (26/5/2026), sebagai wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat nilai solidaritas sosial, toleransi, dan kebersamaan antarumat beragama.

Program bantuan hewan kurban tahun ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota. Dari total 19 ekor sapi yang disalurkan, dua ekor merupakan bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dua ekor berasal dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan 15 ekor lainnya disediakan oleh Pemerintah Kota Kupang.

Kegiatan penyerahan hewan kurban turut dihadiri Ketua DPRD Kota Kupang, Richard E. Odja, anggota DPRD Provinsi NTT, anggota DPRD Kota Kupang, jajaran pimpinan perangkat daerah, para camat dan lurah, pengurus yayasan masjid, imam masjid, serta tokoh masyarakat.

Secara simbolis, Wali Kota Kupang menyerahkan bantuan hewan kurban kepada tiga masjid penerima, yakni Masjid Al Anshar Alak, Masjid Al Fatah Kampung Solor, dan Masjid Al Hidayah Oesapa. Sementara distribusi bantuan kepada masjid-masjid lainnya dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang bersama para asisten Sekda.

Dalam sambutannya, Christian Widodo menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Kota Kupang melalui program bantuan hewan kurban.

Menurutnya, sinergi antarpemerintah menjadi refleksi nyata dari komitmen bersama dalam memperkuat kesejahteraan sosial serta membangun kehidupan masyarakat yang inklusif dan harmonis.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih serta penghargaan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi NTT atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kota Kupang melalui bantuan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha tahun ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa seluruh hewan kurban yang disalurkan telah melalui proses pemeriksaan kesehatan dan pengawasan veteriner secara ketat guna memastikan kelayakan serta keamanan hewan sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

Langkah tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjamin kualitas hewan kurban sekaligus menjaga kesehatan masyarakat.

“Seluruh hewan yang diserahkan telah menjalani proses pemeriksaan kesehatan dan karantina sesuai ketentuan yang berlaku. Pemeriksaan dilakukan oleh instansi teknis terkait untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat dan layak disalurkan kepada masyarakat,” jelasnya.

Lebih jauh, Christian menegaskan bahwa Hari Raya Idul Adha memiliki makna yang jauh melampaui prosesi penyembelihan hewan kurban. Momentum keagamaan tersebut mengandung nilai-nilai fundamental yang relevan dalam kehidupan bermasyarakat, seperti keikhlasan, pengorbanan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab moral terhadap sesama.

Menurutnya, esensi kurban terletak pada kesediaan untuk berbagi dan menghadirkan manfaat bagi orang lain, terutama bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.

“Hari Raya Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan dalam memberi, ketulusan dalam berbagi, dan kesediaan untuk berkorban demi kebaikan bersama. Nilai-nilai inilah yang perlu terus dihidupi dalam kehidupan sosial kita sehari-hari,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyoroti pentingnya menjaga keberagaman yang menjadi karakteristik utama Kota Kupang sebagai kota yang dihuni masyarakat dengan latar belakang agama, budaya, dan suku yang beragam.

Ia menilai keberagaman bukanlah faktor pemisah, melainkan modal sosial yang harus dirawat sebagai fondasi bagi terciptanya kehidupan yang damai dan harmonis.

“Harmoni tidak berarti semua harus sama. Harmoni lahir ketika perbedaan dapat hidup berdampingan dalam keseimbangan dan saling menghormati. Seperti nada-nada dalam sebuah lagu, perbedaan justru menghasilkan keindahan ketika dirangkai secara proporsional,” ungkapnya.

Christian juga menegaskan bahwa paradigma pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Kupang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga menempatkan pembangunan manusia sebagai prioritas utama.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan harus diukur dari meningkatnya kualitas kehidupan masyarakat, termasuk penguatan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas sosial, pendidikan, kesehatan, dan kehidupan keagamaan.

“Membangun kota bukan hanya membangun jalan, gedung, dan fasilitas publik. Yang lebih penting adalah membangun kualitas manusianya, memperkuat empati sosial, meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun serta sejahtera,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Kota Kupang serta mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat persaudaraan, toleransi, dan gotong royong sebagai fondasi pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Al-Fatah Kampung Solor, Ibnun, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan pemerintah kepada umat Muslim melalui penyaluran bantuan hewan kurban.

Ia menilai bantuan tersebut tidak hanya memiliki nilai material, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara dalam memperkuat hubungan sosial, kebersamaan, serta kehidupan beragama yang harmonis di Kota Kupang.

Menurutnya, semangat berbagi yang tercermin dalam perayaan Idul Adha perlu terus dijaga sebagai bagian dari upaya memperkuat persaudaraan dan memperkokoh toleransi yang selama ini menjadi identitas masyarakat Kota Kupang.

Dengan penyaluran 19 ekor sapi kurban tersebut, Pemerintah Kota Kupang berharap nilai-nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan solidaritas kemanusiaan yang terkandung dalam perayaan Idul Adha dapat semakin mempererat kohesi sosial serta memperkuat harmoni kehidupan masyarakat di tengah keberagaman yang ada.

red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version