Sementara itu, Ketua Panitia Hardiknas 2026, Roy Nomlene, melaporkan bahwa wilayah Fatukoa telah ditetapkan sebagai pusat kegiatan peringatan yang akan dilaksanakan pada 2 Mei 2026. Kegiatan tersebut dirancang dalam bentuk festival budaya yang juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota mengingatkan agar penyelenggaraan kegiatan tetap memperhatikan aspek tata kelola lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah dan kebersihan area kegiatan.
“Pelaksanaan kegiatan harus berjalan tertib dan tidak menimbulkan dampak lingkungan. Kebersihan lokasi setelah kegiatan menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Di sisi lain, terkait dengan penyesuaian agenda, Wali Kota memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan pemerintahan tetap berjalan efektif meskipun terdapat agenda yang bersamaan di tingkat pusat. Ia menyebutkan bahwa Wakil Wali Kota akan memimpin pelaksanaan upacara Hardiknas, sementara dirinya tetap mengawal agenda strategis lainnya.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan Dinas Pendidikan, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), serta unsur satuan pendidikan. Melalui koordinasi tersebut, Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk menjadikan Hardiknas sebagai momentum evaluasi sekaligus percepatan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














