ID, Kota Kupang – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial tanpa menghasilkan manfaat konkret bagi sektor pendidikan. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat persiapan yang berlangsung di ruang kerjanya pada Rabu (29/4).
Dalam arahannya, Wali Kota menekankan pentingnya memanfaatkan rencana kunjungan Menteri Pendidikan sebagai momentum strategis untuk mendorong peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, khususnya pada sekolah-sekolah yang masih memiliki keterbatasan.
Ia mengingatkan panitia agar tidak hanya menampilkan capaian atau fasilitas pendidikan yang sudah baik, melainkan juga memperlihatkan kondisi riil di lapangan yang masih membutuhkan perhatian pemerintah pusat.
“Momentum ini harus dimanfaatkan secara optimal. Kondisi sekolah yang masih belum memadai perlu ditunjukkan secara terbuka agar dapat menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan ke depan,” ujarnya.
Rencana kunjungan Menteri Pendidikan dijadwalkan berlangsung pada 4 Mei 2026. Wali Kota menilai bahwa transparansi kondisi pendidikan di daerah menjadi kunci untuk mendorong intervensi kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Sementara itu, Ketua Panitia Hardiknas 2026, Roy Nomlene, melaporkan bahwa wilayah Fatukoa telah ditetapkan sebagai pusat kegiatan peringatan yang akan dilaksanakan pada 2 Mei 2026. Kegiatan tersebut dirancang dalam bentuk festival budaya yang juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota mengingatkan agar penyelenggaraan kegiatan tetap memperhatikan aspek tata kelola lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah dan kebersihan area kegiatan.
“Pelaksanaan kegiatan harus berjalan tertib dan tidak menimbulkan dampak lingkungan. Kebersihan lokasi setelah kegiatan menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Di sisi lain, terkait dengan penyesuaian agenda, Wali Kota memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan pemerintahan tetap berjalan efektif meskipun terdapat agenda yang bersamaan di tingkat pusat. Ia menyebutkan bahwa Wakil Wali Kota akan memimpin pelaksanaan upacara Hardiknas, sementara dirinya tetap mengawal agenda strategis lainnya.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan Dinas Pendidikan, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), serta unsur satuan pendidikan. Melalui koordinasi tersebut, Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk menjadikan Hardiknas sebagai momentum evaluasi sekaligus percepatan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Fokus utama yang diusung adalah memastikan bahwa setiap agenda yang dilaksanakan tidak berhenti pada aspek simbolik, tetapi mampu menghasilkan kebijakan dan langkah konkret bagi perbaikan sistem pendidikan di Kota Kupang.
red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














