Nithanel Pandie menjelaskan bahwa transformasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pemulihan organisasi secara administratif, tetapi juga diarahkan pada pembangunan model pelayanan yang mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
Salah satu program unggulan yang dipresentasikan kepada delegasi Mission 21 adalah pengembangan peternakan ayam pedaging modern yang dikelola secara terintegrasi. Program tersebut dikembangkan melalui kemitraan bersama kelompok tani sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi lokal sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Selain sektor peternakan, YAO GMIT juga berhasil mengembangkan sistem pertanian organik terintegrasi dan budidaya perikanan air tawar yang menjadi bagian dari strategi diversifikasi usaha berbasis sumber daya lokal. Pendekatan tersebut tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga mendorong praktik pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Pada sektor pemberdayaan masyarakat, YAO GMIT menjalankan program pendampingan petani jemaat melalui skema guaranteed market atau pasar terjamin. Melalui program tersebut, sekitar 100 kepala keluarga dari Jemaat Rehobot Fatuknutu dan Haumeni Nisum memperoleh pelatihan pertanian organik, pembuatan pupuk bokashi, serta penguatan kapasitas usaha tani.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
