Dari proses tersebut, tercatat sebanyak 3.195 usulan prioritas masyarakat serta 1.745 pokok pikiran DPRD yang saat ini tengah diverifikasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama perangkat daerah terkait.
Dalam sambutannya, Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak semata berorientasi pada infrastruktur fisik, melainkan juga harus menyentuh dimensi pembangunan manusia secara komprehensif.
“Pembangunan harus memperkuat fondasi generasi masa depan melalui pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi,” ujarnya.
Ia juga mendorong penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan sebagai prasyarat utama dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Wali Kota Kupang, Christian Widodo, memperkenalkan pendekatan baru dalam penganggaran daerah yang lebih responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat. Kebijakan tersebut diwujudkan melalui alokasi pagu indikatif sebesar Rp500 juta untuk setiap kelurahan dalam bentuk program lintas perangkat daerah.
Menurutnya, skema ini mengadopsi prinsip keadilan distributif dengan komposisi anggaran yang difokuskan pada sektor prioritas, yakni 80 persen untuk infrastruktur, 10 persen untuk pengembangan ekonomi, dan 10 persen untuk sosial budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.







