“Ini bukan penambahan anggaran, melainkan perubahan pendekatan agar pembangunan lebih merata dan berbasis kebutuhan warga,” jelasnya.
Kebijakan tersebut juga diarahkan untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah, sekaligus memastikan seluruh 51 kelurahan memperoleh akses yang proporsional terhadap program pembangunan.
Selain itu, pemerintah kota juga mendorong percepatan realisasi anggaran dengan mengalokasikan sekitar Rp6 miliar pada tahun berjalan untuk pembangunan infrastruktur, termasuk peningkatan sejumlah ruas jalan.
Dalam konteks inovasi perencanaan, Musrenbang tahun ini untuk pertama kalinya mengusung pendekatan tematik dengan fokus pada penanganan stunting. Langkah ini diperkuat melalui mekanisme koordinasi lintas sektor yang dilakukan secara berkala setiap tiga bulan.
Pendekatan tersebut mencerminkan upaya transformasi tata kelola pembangunan daerah yang lebih adaptif, terukur, dan berbasis pada kebutuhan aktual masyarakat, sekaligus memperkuat efektivitas intervensi pemerintah dalam menjawab isu-isu strategis di Kota Kupang.
red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.







